Sekolah Tinggi Akuntansi Negara

Posts tagged ‘Kuliah Umum’

Kuliah Umum PPLN 2011

Singkat, Padat dan Jelas

Kuliah umum merupakan salah satu acara atau event pengenalan dunia kerja kepada mahasiswa. Kuliah umum PPLN diadakan dengan tujuan agar mahasiswa PPLN nantinya sudah tidak kagok dengan lapangan kerja karena telah mendapat beberapa bekal dari kuliah umum tersebut.
Kuliah umum ini awalnya hendak dilaksanakan pada tahun 2010 lalu dengan kepanitian oleh mahasiswa PPLN sendiri, namun karena ada beberapa masalah internal maka kuliah umum ini mengalami penundaan hingga akhirnya bulan lalu kuliah umum dinyatakan batal. kemudian beredar kabar bahwa sekrertariat kampus akan mengadakan kuliah umum untuk PPLN bekerjasama dengani Direktorat Jendral Kekayaan Negara.
Kuliah umumdilaksanakan Rabu 20 juli 2011 pukul 08.00 WIB dengan bertempat di gedung I. Tidak hanya mahasiswa tingkat 1 dan tingkat 2 saja yang menghadiri kuliah umum, tetapi juga mahasiswa tingkat 3.
Pukul 08.05 belum ada tanda-tanda akan dimulainya kuliah umum. Mahasiswa dipersilakan untuk registrasi terlebih dahulu sebelum dipersilakan masuk ke ruang I-101-102, tempat dimana kuliah umum diadakan. Hampir 30 menit lebih dari waktu yang dijadwalkan sebelumnya, namun kuliah umum tak kunjung dimulai. Tanda-tanda kedatangan pejabat dari Direktorat Jendral Kekayaan Negara pun belum terlihat. Ruangan dipenuhi dengan suara-suara mahasiswa yang saling bercerita satu sama lain sambil menunggu dimulainya acara.
Akhirnya, pukul 08.45 kuliah umum dimulai. Kuliah umum perdana bagi angkatan 2010 ini diisi oleh Bapak Suryanto, Direktur Lelang DJKN. Wow, ini kali pertama mahasiswa tingkat 1 berhadapan langsung dengan pejabat DJKN, their future. Materi yang beliau sampaikan adalah mengenai “Strategi Aset Manajemen dan Akuntabilitas Pengelolaan BMN”. Topik yang cukup asing bagi mahasiswa tingkat awal yang baru mendapat mata kuliah dasar.
Kuliah umum dibuka dengan salam dan sedikit sambutan dari moderator.Moderator lalu mempersilakan kepada Bapak Suryanto untuk menyampaikan materi.. Awalnya, acara berjalan agak sedikit formal, namun lama-kelamaan acara terasa berjalan lebih santai. Beliau cukup ramah dan bersahabat. Beliau juga selalu mencoba menjelaskan dengan bahasa yang mudah untuk kami mengerti. Tak lupa beliau menyelipkan beberapa lelucon saat pemberian materi, sehingga acara menjadi tidak kaku.
Satu kekurangan dari acara istimewa ini adalah fasilitas yang disediakan. Bukan! Bukan kurangnya fasilitas, melainkan keterbatasan fasilitas. Di tengah-tengah acara, media penyampaian –microphone¬- yang digunakan oleh Bapak Suryanto terkadang rusak dan tidak berfungsi. Hal ini agak sedikit mengganggu karena informasi dan materi yang disampaikan beliau menjadi tersendat dan terputus-putus. Ouch! Aib lah ini namanya  Namun, hal itu tidak mengganggu acara kuliah umum secara keseluruhan.
Para peserta kuliah umum –mahasiswa PPLN – cukup memperhatikan materi yang beliau sampaikan, bahkan ada yang mencatat poin demi poin dari materi yang beliau sampaikan.
Satu jam acara berlangsung, konsentrasi mahasiswa mulai buyar. Perhatian mulai teralihkan. Namanya juga masih muda, yaaaah wajarlahmerasa bosan dengan hal-hal seperti ini. Apalagi kerjaannya cuma datang, duduk, diam, dan dengarkan.
Beliau yang tanggap akan kejenuhan yang dirasakan oleh para peserta kuliah umum mulai mengeluarkan jurus jitunya, yakni celetukan-celetukan dan leluconnya. Sedikit membuat fresh lagi 
Singkatnya, pemberian materi selesai pukul 10.10. Kemudian, acara selanjutnya adalah sesi tanya jawab. Pertanyaan tidak harus terkait bahasan dalam materi, tapi bisa juga yang ada diluar materi tapi masih berkaitan dengan poin-poin dalam materi – ribet memang ngomongnya –. Sesi tanya jawab dibuka oleh Ariful Hasan selaku penanya pertama yang mengaitkan pengelolaan BMN dengan masalah keuangan negara, dilanjutkan dengan pertanyaan dari mantan Ketua HIMA, Guntur Priadi, yang bertanya masalah nyata pada lapangan kerja terkait pengalaman PKL-nya beberapa minggu yang lalu.
Setelah sesi tanya jawab berakhir, beliau pun menutup acara dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena sudah mengudang beliau sebagai pembicara dalam kuliah umum tahun ini.
Secara keseluruhan, acara tersebut dapat dikatakan berjalan cukup lancar. Acara kuliah umum ini hendaknya terus dilaksanakan setiap tahun dengan materi yang berbeda-beda tiap tahunnya guna memperkenalkan dunia kerja kepada para calon pemimpin bangsa ini.

oleh : Chitra A.P

%d bloggers like this: