Sekolah Tinggi Akuntansi Negara

Bertepatan dengan Hari Pahlawan, Himpunan Mahasiswa Piutang dan Lelang (HIMA PPLN) kepengurusan tahun 2011/2012 mengadakan gathering ke-2 yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan kekeluargaan sesama pengurus HIMA PPLN. Acara direncanakan dimulai pukul 18.30 Ba’da Maghrib tapi ya namanya Indonesia kan yaaa taulah yaaa. Piss

Gathering kali ini bertempat di taman CD. Awalnya agak “dem” gimanaaaa gitu ya waktu tau gathering diadain di taman CD. Siapa coba yang gak was-was? Malam jumat, ngumpul-ngumpul di tempat sehening, segelap, dan “seterkenal” taman CD? Sesuatu bangetlah ya. Tapi pas udah sampe di TKP, kebersamaan kita mengalahkan keheningan taman CD. Alhamdulillah yah, gak serem-serem banget sih jadinya J

Jam setengah 8-an, acara dibuka oleh temen-temen Sekjen selaku panitia. Dilanjutin dengan sambutan dari Ketua HIMA 2010/2011, Kak Guntur, dan Waka HIMA 2011/2012, Bang Meyzar. Ketika hendak menginjak ke acara selanjutnya,  hal yang dikhawatirkan yaitu turun Hujan. Yah memang akhir-akhir ini Bintaro memang sedang labil dan sering menangis siang dan malam, mungkin karena ditinggal pacarnya yang ngasih alamat palsu dan si Bintaro udah hamil duluan 3 bulan #krauk. 😀

Karena hujan makin deras dan tidak memungkinkan acara untuk dilanjutkan dengan beratapkan langit langsung, jadi gak ada pilihan lain selain mencari tempat untuk berteduh. Tiker yang udah digelar, dan segala perabotan yang udah disiapkan terpaksa harus dipindahkan ke tempat yang teduh.

Diputuskan, acara dipindahkan ke samping Gedung C. Lebih gelap memang dibandingkan dengan tempat sebelumnya yang mendapat cahaya dari lampu-lampu taman. Tapi, gelap pun gak jadi masalah karena kebersamaan kita pun sudah cukup untuk menjadi cahaya terangnya pret.

Mempersingkat tulisan, baiklaaaaaah. Sambil menunggu para “ahli bakar” melakukan tugasnya yang tadi sempat terhalangi oleh hujan, acara diisi dengan perkenalan anggota masing-masing bidang, mulai dari Mibaisme, PSSI, Prokomunis, dan Sekjen, juga diisi dengan games yang cukup menghibur. Mulai dari games 1, games 2, games 3, dan seterusnya. Sebenernya Si Penulis gak tau nama gamesnya sih. Tapi apalah arti sebuah nama, yang penting kita bersama :3

Yaudah games pertama “minum kopi sampe mabok”. Semua yang hadir dibagi ke dalam beberapa kelompok yang beranggotakan 4 – 5 orang, dan masing-masing kelompok harus mempercayakan salah seorang anggotanya buat jadi wakil ke depan dan mengocok sebuat pentagon 3 dimensi yang udah ditempelin nomer-nomer. Buat apakah nomer itu? Jadi, nomer yang muncul nantinya akan nentuin jumlah sendok kopi yang akan diseduh dengan air mineral gelas, dan diminum bareng kelompok masing-masing. Cok-kocok-kocok. Taraaaaa! Pentagon dikocok! Ada yang dapet 1 sendok kopi, 2 sendok, 5 sendok, 7, bahkaaaaaan yang paling sesuatu yaaaa kelompok paling oke aA@bBIi1!!zzZZzzZz dapet 11 sendok kopi dong. Yahud deh ya, thanks to tangan briliannya temen kita yang berinisial Aby, eh yang berinisial “A”. Teeet! Mulai! Semua kelompok mulai me-nyluuurp kopi mereka masing-masing. Ada yang tampak menikmati, ada yang tampak……. Ah sepertinya semua menikmati, maklumlah rasa gratis emang selalu enak. Tetoot! Waktu habis, kami ucapkan selamat kepada…. Entahlah siapa pemenang dari games ini. Halah, apalah arti pemenang, yang penting kebersamaan kita.

Games kedua kita bermain dengan kartu ya teman-teman. Lima orang sukarelawan menyerahkan jiwa dan raganya untuk menjadi kelinci percobaan di games kedua ini. Aduuh agak susah sih ya mau ngejelasinnya permainannya tapi yah intinyaaaaaaaa, jangan sampe dapet kartu warna merahlah, ya gitulah pokoknya. Kapan-kapan kalo ketemu langsung, akan dijelasin dan dipraktekin secara terperinci, oke? 😉

Lanjut lanjut lanjut, setelah itu gamesnya….. ohya games ini games lanjutan buat yang kalah di games sebelumnya. Bang Meyzar sang Wakil kalah lho sodara-sodara. Buat main ini, Bang Meyzar membutuhkan seorang tumbal oh bukan bukan, seorang Sahabat untuk menamaninya melalui masa-masa sulit ini :’) ayo Mas Boy maju Mas Boy. Begini langkah-langkah gamesnya:

  1. Kedua belah pihak memakai topi
  2. Kedua ujung topi didekatkan atau ditempel gitulaaah
  3. Suit dengan menggunakan mulut.

Perhatikan gambar di bawah ini!

Yaah begitulah kurang lebih permainannya. One two three, one two three, one two three. Maaf, Bang Meyzar, anda kurang beruntung. Selamat menerima kekalahan anda. Hukumannya? Baiklaaaah, dia sudah terlalu menderita. Biarkanlah dia kembali duduk dan melanjutkan acara. Ah iya, hampir lupa moment paling sweet. Di tengah-tengah acara, Kaka Ketua HIMA dateng bawa tart buat temen-temen yang lain. Ah sesuatu banget :”) Bakar lilinnya! Tiup lilinnya! Potong kuenya!

Perut sudah laper tapi sate belum mateng, yaudah sih kita isi acara dengan aksi-aksi hebat dari setiap bidang. *some text missing* dan ditutup dengan aksi stand-up comedy dari Kak Praveen yang lucu banget sampe bikin semuanya tertawa kura-kura dan terjungkel-jungkel. Thanks ya, Kak.

Mbak Mas para ahli “kipas-kipas” sepertinya belum siap dengan satenya, yuk kita main dengan Bapak Ketua dan Ex Bapak Ketua. “Seberapa Sehati-kah Kalian?” :$ ayo pake headphone masing-masing. Bacakan soal! Daaan jawab! Seberapa banyak jawaban yang match, menjadi tolak ukur untuk menentukan seerat mana telepati antara Ketua dan Eks Ketua hima

Inilah acara paling ditunggu. Ayo ayo sate udah mateng, sate udah mateng. Mari baris dan antri, ambil bagian masing-masing. Hop hop hop! Itadakimaaaaasu! Selamat makan!

(sedang makan…………)

Acara udah sampe anti klimaksnya. Games sudah, aksi sudah, makan pun sudah. Gathering unyu ini ditutup dengan do’a bersama oleh Bang Meyzar, semoga semua do’a dan permintaan kita dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa, semoga kita semua selalu di dalam lindungan-Nya, dan semoga jalan kita selalu dimudahkan oleh-Nya Amiin.

Sekedar corat-coret dari Penulis amatir ini. Semoga bisa lebih baik ke depannya. Semoga kita tetap dan akan semakin kompak, semakin HIJAU, dan semakin oke! PROUD PPLN!

P.s.:

Makasih buat temen-temen Sekjen yang udah capek-capek ngadain acara ini, dan makasih buat satenya yang enak (opini Penulis).

Makasih dengan duit 5 ribu kita ga cuma dapet ajep-ajep pake senter, malah dapet makan enak dan kenyang, bahkan bonus kebahagiaan yang pastinya gak cuma satu malam.

Makasih buat temen-temen HIMA yang udah meluangkan waktunya untuk berkumpul dan menghabiskan separuh malem Jumat bersama.

SEE YA! J

MIBAISME

PSSI

PROKOMUNIS

SEKJEN

juru masak

Advertisements

Comments on: "REVIEW : Gathering Edisi 2 Hima PPLN" (6)

  1. gathering lagi dong

  2. hamba Allah said:

    ya ampun ini yang nulis siapa sih, pasti unyu banget :$

  3. *some text missing* wkwkwkwk

  4. ahahahaha

  5. Citra Rousstia said:

    ini yang nulis siapa?? bahasanya bikin ngakak ^o^
    wah, jadi pingin nyate lagi :”>
    PROUD PPLN yaayy!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: