Sekolah Tinggi Akuntansi Negara

Varian Malware pengguna celah Keamanan .LNK (shortcut)

Hingga saat ini, telah banyak varian malware yang menggunakan celah keamanan .LNK (shortcut) untuk melakukan penyebaran secara cepat. Beberapa malware yang telah menggunakan celah tersebut diantaranya sebagai berikut :

  • Sality (Tanatos)

Varian virus polymorphic yang melakukan infeksi file executable, dan juga ternyata menggunakan celah keamanan ini untuk melakukan penyebaran. Selain melalui file yang di-infeksi, Sality membuat 2 file (1 file autorun.inf dan 1 file executable dengan nama acak) melalui media USB dan jaringan yang menggunakan full sharing (dengan menyertakan pula ratusan file executable sampah dengan nama acak).  Anda dapat membaca artikel virus Sality.

  • Zeus (Zbot atau botnet)

Varian trojan yang melakukan infeksi pada web-web bank dan finansial. Dengan menambahkan keylogger pada halaman web tersebut dengan maksud mendapatkan username dan password. Worm ini mampu menginfeksi komputer melalui celah pada browser seperti Internet Explorer dan Mozilla Firefox. Worm ini juga dapat melakukan broadcast spam kepada alamat e-mail tertentu.

  • Chymine (worm YM atau conime/secupdat).

Worm yang sangat populer menginfeksi komputer melalui media Yahoo Messenger. Dengan teknik penyebaran yang sama seperti Zeus/Zbot dan Sality, dan memiliki varian yang berbeda-beda. Anda dapat membaca selengkapnya pada artikel virus google dan virus YM.

  • Stuxnet

Trojan yang baru-baru ini menyebar dengan cepat dengan memanfaatkan koneksi jaringan dan media USB. Trojan ini membuat space harddisk kita menjadi habis. Selengkapnya dapat anda baca pada artikel stuxnet.

  • VBNA/Hllw.Autoruner (worm Vobfus atau Shortcut/Random)

Worm shortcut yang memiliki karakter seperti worm YM. Dengan menggunakan banyak file acak dan ukuran yang berbeda-beda, maka tak jarang tidak semua antivirus mampu mendeteksi varian virus worm ini. Saat ini worm ini cukup populer dan mampu menyebar dengan pesat. Anda dapat membaca salah satu artikel shorcut.

File Worm

Worm Vobfus (Visual basic Obfuscated) atau shortcut/random dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic dan memiliki ukuran yang bervariasi tergantung varian worm. File worm juga menggunakan icon Visual Basic dengan ekstensi file exe (application) dan scr (Screen Saver).

 

Saat menginfeksi komputer korban, worm akan membuat beberapa file induk diantaranya :

ü  C:\Documents and Settings\%user%\alg.exe atau x.exe (Windows 2000/XP/2003)

ü  C\Documents and Settings\%user%\[nama_acak].exe (Windows 2000/XP/2003)

ü  C:\User\%user%\alg.exe atau x.exe (Vista/7/2008)

ü  C\User\%user%\[nama_acak].exe (Vista/7/2008)

 

Dan juga membuat beberapa file virus pada removable drive/disk yaitu :

  • [nama_acak].exe
  • [nama_acak].scr

 

Selain itu, worm akan membuat file shortcut yang disesuaikan dengan nama folder yang telah disembunyikan. Selain itu worm akan akan membuat file shortcut yang lain yaitu :

  • Documents.lnk
  • Music.lnk
  • New Folder.lnk
  • Passwords.lnk
  • Pictures.lnk
  • Video.lnk
  • [nama_acak].lnk (hingga beberapa file)

 

Gejala & Efek Worm

Beberapa gejala dan efek yang terjadi jika anda terinfeksi worm ini yaitu sebagai berikut :

 

Ø  Melindungi proses worm dan mencegah proses aplikasi/program keamanan

Worm mencoba memonitor proses yang berjalan di memori dan memastikan agar proses worm tidak dimatikan oleh program/aplikasi keamanan seperti antivirus dan removal. Jika ada program/aplikasi keamanan yang berjalan, maka worm akan mencoba menginfeksi dan membuat error pada program tersebut.

 

Ø  Menyembunyikan folder dan membuat file shortcut

Salah satu aksi worm ini mampu membuat pengguna komputer dag dig dug (kerepotan) karena menyembunyikan seluruh isi folder “My Documents” user dan menggantinya dengan file shortcut. File shortcut tersebut justru diarahkan ke salah satu file virus dengan nama acak. Beberapa varian lain hanya menyembunyikan folder dan membuat file shortcut pada removable drive/disk.

 

Ø  Koneksi Remote Server dan mendownload file virus lain

Dengan memonitor proses yang berjalan, worm mencoba melakukan koneksi ke IP remote server yang dituju melalui file system yang diinfeksi seperti file explorer.exe atau svchost.exe. Setelah terkoneksi, worm mendownload varian malware lain agar tidak mudah terdeteksi dari antivirus atau removal tool.

 

Ø  Modifikasi key Folder Options

Secara umum, worm ini tidak akan melakukan blok terhadap bebrapa program Windows seperti regeditTask ManagerFolder Options, dll. Tetapi worm menggunakan cara lain agar file virus tidak mudah dilihat atau dihapus, untuk itu virus memodifikasi fitur Folder Options dengan menghapus salah satu key yang ada yaitu :

–         Hide protected operating system files (recommended)

Dengan selalu mengaktifkan key tersebut, pengguna komputer tidak dapat melihat file virus bahkan menghapusnya.

Fitur Folder Options setelah worm aktif

 

Metode Penyebaran

Sama seperti worm YM (conime/secupdat) dan Stuxnet, metode awal penyebaran worm ini berasal pada link website yang mengandung trojan dan link spam pada e-mail. Tetapi setelah komputer pengguna terinfeksi, worm mulai melakukan penyebaran menggunakan media removable drive/disk.

 

Selain itu, dalam jaringan akan memanfaatkan file sharing (full) dan mapping drive dengan membuat beberapa file virus dan shortcut.

 

Modifikasi Registry

Beberapa modifikasi registry yang dilakukan oleh worm yaitu :

 

Ø  Merubah registry

Ø  Folder Options

Agar file worm tidak dapat dilihat, maka worm merubah key pada Folder Options, untuk itu virus merubah key menjadi berikut :

§  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

ShowSuperHidden = 0

 

Ø  Menambah registry

Ø  Start-up

Agar file worm dapat langsung aktif pada saat menghidupkan komputer, maka worm menambah key sebagai berikut :

§  HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

[nama_acak] = C:\Documents and Settings\%user%\[nama_acak].exe

Pembersihan Worm

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukan pembersihan worm adalah :

ü  Putuskan koneksi jaringan/internet.

ü  Matikan System Restore (Windows XP/ME) :

o   Klik kanan My Computer, pilih Properties.

o   Pilih tab System Restore, beri ceklist pilihan “Turn off System restore”.

o   Klik Apply, Klik OK.

 

ü  Matikan dan hapus virus.

o   Download tools Dr.Web CureIt pada :

http://www.freedrweb.com/download+cureit

o   Jalankan file tools tersebut, kemudian pilih semua drive yang ada.

o   Klik Scan, biarkan hingga selesai. (jangan di restart dahulu).

klik 2x file yang telah anda download, hingga muncul pesan komputer yang sedang berjalan pada mode EPM (Enhanced Protection Mode), dan klik OK.

Klik OK jika muncul notifikasi untuk menjalankan, kemudian klik START pada menu yang ditampilkan dan klik “Yes” pada notifikasi Start scan now?.

Maka Dr.Web akan melakukan proses scanning pada komputer anda dan akan memunculkan pesan jika terdapat virus, klik Move. Biarkan hingga selesai.

Restart komputer, jika diperlukan.

 

ü  Hapus Registry Windows yang telah ditambahkan oleh worm dengan langkah berikut :

o   Klik Menu [Start]

o   Klik [Run]

o   Ketik “regedit”, kemudian klik tombol [OK] hingga muncul tampilan “Registry Editor”

o   Pada aplikasi tersebut, cari key berikut :

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

o   Hapus key yang memiliki data seperti “C:\Documents and Settings\%user%\[nama_acak].exe”

 

ü  Rubah Registry Windows yang telah ditambahkan oleh worm dengan langkah berikut :

Ø Klik Menu [Start]

Ø Klik [Run]

Ø Ketik “regedit”, kemudian klik tombol [OK] hingga muncul tampilan “Registry Editor”

Ø Pada aplikasi tersebut, cari key berikut :

Ø HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced

Ø Rubah key yang memiliki data seperti “ShowSuperHidden” dari 0 menjadi 1.

 

ü  Tampilkan folder yang disembunyikan dengan menggunakan script berikut :

attrib -s -h /s /d

  • Klik Menu [Start]
  • Klik [Run]
  • Ketik “cmd”, kemudian klik tombol [OK] hingga muncul tampilan “Command Prompt”
  • Arahkan lokasi cursor pada drive removable folder yang disembunyikan
  • Kemudian jalankan script “attrib -s -h /s /d”

 

ü  Install Security Patch MS10-046 sesuai dengan versi windows yang anda miliki. Silahkan anda download pada link berikut :

http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx

 

ü  Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.

 

SUMBER : http://vaksin.com/2010/1010/shortcut/shortcut.htm

Advertisements

Comments on: "Kita Brantas Virus Shortcut dari Komputer" (7)

  1. weh..banyak nih di laptopnya si anu
    fdsk gw kena, untung leptop gak kena :3
    di post lah ke fb/twitter 😀

  2. nafinear said:

    nice info.. bermanfaat bgt 🙂

  3. ah ane mah klo ada virus heal aja,ga ngerti yg bginian.ga tau deh ada apa ga worm yg brsarang di laptop.

    • coba di cek di task managagernya… virus ini ga mempan anti virus (korban)..
      ada ga salah satu namanya…
      lagi banyak nyebar di intenet nih virus 🙂

  4. PERTAMAX

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: